Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Membuat Cloning Virtual Machine Di VirtualBox 4.2.10

Fitur cloning di VirtualBox memungkinkan untuk membuat salinan virtual machine menjadi beberapa virtual machine lain yang sama persis dan siap digunakan. Fitur ini sangat berguna jika kita ingin membuat beberapa server dari distro yang sama dengan aplikasi yang sama dan konfigurasi yang sama pula. Alih-alih membuat beberapa virtual machine lalu memasang sistem operasi di atasnya, lebih baik kita membuat satu virtual machine, memasang sistem operasi di atasnya, melengkapinya dengan berbagai aplikasi, melakukan konfigurasi, kemudian membuat cloning.

Clone Virtual Machine


VirtualBox belum mendukung cloning ketika virtual machine sedang online. Jadi, shutdown dulu mesin yang akan kita clone. Kemudian klik menu Machine -> Clone...
Clone virtual machine

Tentukan nama untuk virtual machine hasil cloning pada jendela Clone Virtual Machine. Centang juga pilihan Reinitialize the MAC address of all network cards untuk menghindari alamat MAC yang sama. Klik Next untuk melanjutkan.
Nama clone virtual machine

VirtualBox menyediakan dua jenis clone, full dan linked clone. Pada pilihan full clone, VirtualBox akan membuat salinan yang sama persis seperti virtual machine aslinya termasuk virtual hard disk. Sedangkan pada pilihan linked clone, VirtualBox hanya akan membuat salinan virtual machine sedangkan virtual hard disk ditautkan pada virtual disk mesin aslinya. Pilihan ini dapat menghemat ruang kosong di hard disk tetapi kita tidak dapat memindahkah virtual machine hasil cloning ke mesin fisik lain tanpa memindahkan virtual machine aslinya juga. Setelah menentukan pilihan, klik tombol Clone.
Membuat clone virtual machine

Tunggu hingga proses cloning selesai.
Progress cloning

Di akhir proses ini kita akan mempunyai virtual machine lain yang siap dijalankan di VirtualBox.
Virtual machine hasil cloning

Konfigurasi Virtual Machine


Sebelum menjalankan dua virtual machine hasil cloning ini secara bersamaan, sebaiknya hidupkan mesin hasil cloning lalu ubah beberapa konfigurasi untuk menghindari bentrok di jaringan. Konfigurasi yang perlu diubah di antaranya adalah alamat IP dan hostname dari mesin hasil cloning. Cara melakukan pengubahan ini tentu saja bergantung pada sistem operasi maupun distro yang digunakan. Setelah itu barulah kita dapat menjalankan dua virtual machine cloning bersamaan.

3 komentar:

  1. saya mau tanya apakah dengan cloning tersebut bisa dijadikan sebagai backup server?trus bagaimana konfigurasinya ..makasih..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anonim: Bisa tapi harus rutin melakukan cloning, kalau perlu ditentukan setiap berapa hari sekali melakukan cloning.

      Hapus
  2. Saya mau tanya kira2 bisa ga klo mau cloning hardisk PC jadi ke Virtual Machine?

    BalasHapus

Tuliskan komentar, saran, maupun kritik di sini: