Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Tutorial Instalasi Owncloud Storage Server Di Ubuntu 12.04

Pernah merasa penasaran bagaimana mengembangkan cloud storage semacam Dropbox, Ubuntu One, Google Drive, atau Microsoft Skydrive? Kalau ya, sekarang kita dapat membangun layanan cloud seperti itu di server sendiri. Bagaimana caranya? Sangat gampang sekali, kita cukup memasang web server yang mendukung PHP kemudian menjalankan Owncloud di atasnya. Belum pernah mendengar nama Owncloud? Perangkat berbasis web ini memungkinkan kita megakses berkas di server semudah browsing Internet. Ia juga mampu melakukan sinkronisai berkas, daftar kontak di ponsel, hingga jadwal kalender dari desktop/ponsel ke server. Tertarik? Simak panduan instalasi Owncloud di Ubuntu 12.04 Server berikut ini.

1. Persiapan Instalasi


Ada beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum instalasi Owncloud.

1.1 Install LAMP


Instalasi Owncloud akan kita lakukan di Ubuntu 12.04 Server, jadi kita sudah harus punya mesin dengan sistem operasi ini. Jika belum, silakan melakukan instalasi Ubuntu 12.04 Server terlebih dahulu. Kemudian server ini harus dipasangi Apache dengan dukungan PHP. Cara paling mudah untuk melakukannya dengan bantuan tasksel (baca artikel Tutorial Instalasi LAMP Di Ubuntu).

1.2 Download Owncloud


Kita juga membutuhkan installer Owncloud yang bisa kita dapatkan secara gratis dari situs resminya. Dalam artikel ini, saya menggunakan installer dalam bentuk tar.bz2. Installer ini saya unduh ke komputer desktop, lalu diunggah ke server menggunakan SSH (petujuknya di Transfer File Menggunakan SCP).

1.3 Buat Database MySQL


Ada dua opsi untuk back-end basis data yang dapat kita gunakan, SQLite dan MySQL. Kita tidak perlu menjalankan langkah ini jika menggunakan SQLite. Untuk membuat database, eksekusi perintah berikut untuk login ke MySQL.
mysql -u root -p
Kemudian jalankan script berikut di command prompt MySQL.

create database db_owncloud;
grant all privileges on db_owncloud.* to "awan"@"localhost"

identified by "awanmendung";
Script di atas akan membuat database db_owncloud dengan user awan dan password awanmendung. Sesuaikan nama database, user, dan password ini.

1.4 Konfigurasi Apache


Kita harus mengaktifkan modul rewrite dan headers dengan dengan perintah berikut:
sudo a2enmod rewrite
sudo a2enmod headers
Lakukan juga penyesuaian penagaturan konfigurasi di /etc/apache2/sites-available/default.
sudo vim /etc/apache2/sites-available/default
Temukan baris-baris berikut ini.

<Directory /var/www/>
Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
AllowOverride None
Order allow,deny
allow from all
</Directory>
Ganti baris
AllowOverride None
menjadi
AllowOverride all
Restart layanan Apache dengan mengeksekusi perintah di bawah ini.
sudo service apache2 restart

2. Instalasi Owncloud


Setelah semua persiapan di atas selesai, ekstrak installer Owncloud.
cd
tar xjvf owncloud-5.0.4.tar.bz2
Perintah di atas mengasumsikan berkas owncloud-5.0.4.tar.bz2 berada di direktori home user yang kita gunakan login ke Ubuntu 12.04 Server.

Salin direktori hasil ekstraksi ke /var/www.
sudo cp -a owncloud /var/www/
Lalu ganti ownership direktori tersebut.
sudo chown -R www-data:www-data /var/www/owncloud
Jalankan wizard instalasi dengan mengakses URL http://10.10.10.220/owncloud dari browser di PC desktop yang terhubung ke server Ubuntu 12.04. Ganti 10.10.10.220 dengan alamat IP server milik kita.
Instalasi Owncloud di Ubuntu

Tentukan username yang nantinya digunakan sebagai administrator beserta password, kemudian lengkapi juga konfigurasi untuk database MySQL sesuai dengan data-data yang kita buat di tahap sebelumnya. Klik tombol Finish setup untuk menyelesaikan instalasi dan login ke Owncloud.
Owncloud storage server

Instalasi Owncloud selesai dan siap digunakan untuk berbagai keperluan. Kita dapat mengunggah dan mengunduh berkas audio, video, gambar, dokumen, dll menggunakan browser atau aplikasi klien berbasis desktop, Android, dan iPhone.

13 komentar:

  1. indra mcclane29 Mei 2013 21.20

    Menarik sekali tulisannya, setelah baca-baca ternyata pilihan untuk bikin server storage lumayan banyak ya.

    Kalo g salah, ada pilihan yang berbasis aplikasi web (ajaxplorer/owncloud) dan berbasis distro storage server (openfiler, free4nas dsb), kira-kira kelebihan dan kekurangan dari keduanya apa ya? masih bimbang nentuin pilihan. makasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ajaxplore dan Owncloud itu hanya untuk menyediakan antarmuka bagi end user aja. Kalau Openfiler, FreNASS, dkk itu backend storage bukan yg langsung dilihat oleh end user. Jadi keduanya memang berbeda. Bisa saja kita membuat storage server dengan Ajaxplorer/Owncloud tapi artinya semua masalah storage di server harus kita tangani secara manual melalui command line.

      Hapus
    2. Indra mcclane30 Mei 2013 05.25

      "...artinya semua masalah storage di server harus kita tangani secara manual melalui command line", apa itu misalnya untuk masalah alokasi penambahan kapasitas storage, ato gimana nih? Sebelumnya belum pernah bikin FS jadi belum bisa mbandingin, jadi adakah saran?

      Hapus
    3. Saran saya langsung aja dicoba dulu, baru nanti bisa membandingkan kira-kira butuh yg mana sebenarnya :)

      Hapus
    4. indra mcclane30 Mei 2013 07.16

      wokelah kalo begitu, tq

      Hapus
  2. saat membuat account Guest , si guest trsbt bisa membuka menu User , dalam hal ini bisa create user , juga bisa mengedit password user lain , bagaimana cara mendisable menu User si Guest ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Taufan M: Ada di menu administrator juga kan, tinggal hapus saja otorisasi milik user tersebut.

      Hapus
  3. Artikel yang menarik.
    Bagaimana caranya agar cloud storage server ini bisa diakses dari manapun (internet) ?
    Terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sony: Harus terkoneksi ke Internet dan punya IP public gan

      Hapus
  4. salam kenal Gan. tulisannya menarik jadi pengen bikin owncloud.
    mw tanya dkit : OwnCloud bisa diakses diluar daerah ndk ? cth: kita buat servernya di medan trus mw mengaksesnya lewat jakarta itu bagaimana mhon penjelasannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Muhammad Ibrahim: Selama server tersebut terkoneksi ke Internet dan punya IP public pasti bisa kok diakses dari luar.

      Hapus
  5. IP public ada terus cara ngakses dari tempat yang berbeda gimana caranya? ada tutorialnya ga?
    . Thanks

    BalasHapus
  6. Kebetulan sekali. Saya sekarang ini sedang membangun cloud untuk jaring seklas LAN. Saya sedang mencari informasi bagaimana memperbesar max file upload per file. Yang sekarang ini maksimal naya sampai 2 MB. Barang kali mas mengetahuinya. Keep posting.. mantab

    BalasHapus

Tuliskan komentar, saran, maupun kritik di sini: