Tampilkan postingan dengan label Gnome. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gnome. Tampilkan semua postingan

Mencari Subtitle Film Menggunakan SubDownloader

Selain digunakan untuk kerja, laptop/PC/netbook sering juga digunakan sebagai sarana hiburan. Istilah kerennya sih multimedia center. Tatkala sedang merasakan lelah, kita bisa mendengarkan musik kesukaan, menonton film, memainkan game, dan sederet aktivitas menyenangnkan lainnya. Menonton film mungkin menjadi salah satu favorit banyak orang. Apalagi sekarang semakin marak situs penyedia download film di dalam negeri. Namun sering kali kita kesulitan memahami alur cerita film karena tidak adanya subtitle alias terjemahan. Kadang kala kita juga menemukan subtitle yang tidak sinkron dengan pembicaraan aktor/aktris film tersebut.

Cara Membakar (Burning) ISO Image Ke CD/DVD

Installer berbagai distro GNU/Linux kebanyakan didistribusikan dalam bentuk image ISO. Kita harus membakarnya (burning) ke dalam CD untuk dapat menggunakannya. Namun banyak pengguna yang salah dengan menggunakan cara yang sama ketika mereka membakar data biasa ke CD. Hasilnya justru CD yang kita dapatkan tidak bootable. Cara yang benar untuk membakar image ISO ke CD/DVD adalah menggunakan fasilitas image burning yang disertakan dalam  kebanyakan software burner.

3 Software Pengganti Nero Untuk Linux Ubuntu

Tutorial Ngoprek akan membahas 3 software pengganti Nero untuk Ubuntu Linux kali ini. Sudah pada tahu Nero dong ya? Sebuah perangkat lunak yang berjalan di atas sistem operasi Microsoft Windows, biasa kita pakai untuk urusan bakar-membakar. Kebakaran dong? Tentu saja tidak karena yang dibakar bukan rumah atau pasar melainkan berkas-berkas di komputer ke dalam CD (Compact Disc). Mulai dari berkas multimedia seperti lagu, video, hingga ISO image. Nero termasuk salah satu aplikasi yang populer di Windows karena biasanya dipaketkan bersama CD-RW yang kita beli. Lalu apa saja alternatifnya di Linux?

Linux Basic Command Line: Kumpulan Shortcut Di Terminal

Bekerja di terminal menggunakan berbagai baris perintah itu menyenangkan. Setidaknya hal ini berlaku bagi mereka yang sudah dapat dikategorikan sebagai pengguna mahir Linux. Para sysadmin, netadmin, post master, programmer, hacker, dan sebangsanya bahkan tetap akan membuka jendela terminal walaupun sedang menggunakan sistem operasi seindah MacOS X. Pengguna Linux pemula tentu saja tidak perlu minder apalagi harus phobia dengan command line dan terminal. Semua kemampuan itu bisa dipelajari. Seiring dengan berjalannya waktu dijamin akan semakin nyaman bekerja di terminal.

Belajar Linux Secara Mudah Dan Mandiri Menggunakan Otodidak

Banyak pengguna awam yang enggan menggunakan sistem operasi GNU/Linux karena mitos yang mengatakan Linux itu sulit. Linux itu hanya untuk para pengguna mahir saja, kata sebagian orang lagi. Sebagian lagi menggunakan alasan tidak mau susah-susah lagi belajar karena sudah nyaman dengan sistem operasi yang digunakan saat ini. Hal ini kadang diperparah karena sulitnya mencari referensi belajar Linux yang lengkap, terpadu, dan dapat digunakan di mana saja.

5 Aplikasi Wajib Untuk Fotografer Pengguna Ubuntu Linux

Beberapa waktu yang lalu, salah satu artikel Tutorial Ngoprek sudah membahas 6 Software Digital Music Paling Top Di Linux. Nah kali ini saya akan memberikan rekomendasi 5 aplikasi wajib untuk fotografer yang menggunakan sistem operasi Linux. Software-software ini tentu saja kebanyakan berurusan dengan pengolahan foto (post processing) hasil tangkapan kamera. Mulai dari pengolahan file RAW, retouch, sampai pengorganisasian foto-foto tersebut. Baiklah, langsung saja kita lihat daftarnya berikut ini.

Trik Menembus Blok Internet (Content Filtering) Kominfo

Dalam rangka melindungi generasi muda bangsa dari bahaya pornografi yang tersebar luas di Internet, Kementerian Komunikasi dan Infomatika (Kominfo) merasa perlu menyaring dan memblok konten (content filtering) di level ISP untuk mencegah anak-anak ABG mengakses gambar porno maupun film bokep. Sebuah upaya yang sungguh mulia sebenarnya. Sayang sekali banyak ISP yang tidak terlalu becus dalam mengurusi hal ini. Beberapa ISP, salah satunya adalah AHA atau Esia, terkadang salah melakukan blok terhadap suatu situs.

Trik Rename Foto Secara Massal Dengan Gthumb Di Linux

Seorang fotografer seringkali harus melakukan rename foto-foto hasil jepretan setelah mengolahnya menggunakan Rawstudio. Ini bisa jadi perkerjaan yang gampang-gampang susah. Gampang karena kita tinggal buka Nautilus lalu klik kanan dan rename. Namun bisa jadi susah jika foto yang harus di-rename berjumlah ratusan atau bahkan ribuan. Kalau tahu triknya, tentu saja semua pekerjaan akan menjadi lebih mudah. Tutorial Ngoprek kali ini akan mebagikan trik rename foto secara massal menggunakan Gthumb.

5 MP3 Player Berbasis Terminal/Console Terbaik di Ubuntu

Ngoprek Linux itu tidak lengkap tanpa musik. Mendengarkan lagu-lagu favorit kita menggunakan MP3 player sambil mengoprek memberikan hiburan tersendiri. Di Linux sudah terdapat banyak MP3 player yang sangat bagus. Sebut saja misalnya Rhythmbox di Gnome atau Amarok di KDE. Keduanya mempunyai fitur yang seharusnya disediakan oleh sebuah software MP3 player. Keduanya juga memiliki GUI yang sangat baik. Walaupun sudah punya MP3 player berbasis GUI yang mumpuni, terkadang memutar musik di terminal atau console juga bisa menjadi alternatif yang menarik.

Trik Menampilkan Lirik Lagu di Rhythmbox

Dunia tanpa lagu itu ibarat garam tanpa sayur, rasanya hambar. Lagu dan musik memang mampu memberikan warna tersendiri pada kehidupan manusia. Tak terkecuali para Linuxer pastinya juga senang mendengarkan lagu-lagu lewat MP3 di laptop maupun PC. Salah satu MP3 player yang cukup populer di distro-distro Linux, terutama yang menggunakan desktop Gnome, adalah Rhythmbox. Walaupun banyak yang menggunakannya, namun tak banyak yang tahu kalau Rhythmbox juga bisa menampilkan lirik MP3 yang sedang dimainkan.

Instalasi Cinnamon Desktop di Fedora 16

Walaupun belum secara resmi, ternyata sudah ada paket instalasi RPM Cinnamon untuk Fedora 16. Saat mengunjungi situs pengembangan Cinnamon, paket instalasi juga sudah tersedia untuk beberapa distro populer seperti Ubuntu, OpenSUSE, Arch Linux, Gentoo, dan Frugalware. Mungkin hanya menunggu waktu saja untuk distro-distro ini mengadopsi Cinnamon secara resmi. Bagi para pengguna, ketersediaan paket instalasi ini akan mempermudah mereka yang ingin mencoba Cinnamon tanpa perlu repot melakukan instalasi dari source code.
Di distro Fedora 16, ada dua cara untuk instalasi Cinnamon. Cara pertama, tambahkan repositori unofficial Cinnamon untuk Fedora, caranya ketikkan perintah berikut dari terminal.

su
curl http://repos.fedorapeople.org/repos/leigh123linux/cinnamon/fedora-cinnamon.repo -o /etc/yum.repos.d/fedora-cinnamon.repo
Kemudian lakukan instalasi Cinnamon dengan perintah:
yum install cinnamon
Jika cara di atas gagal, unduh saja paket RPM Cinnamon dari sini. Berkas yang harus diunduh ada tiga tapi kita cukup memasang dua saja untuk menjalankan Cinnamon. Install paket muffin terlebih dulu.
rpm -ivh muffin-1.0.1-1.fc16.x86_64.rpm
Hasilnya tampak seperti pada screen shot berikut.
Barulah kemudian install paket cinnamon.
rpm -ivh cinnamon-1.3.1-1.fc16.x86_64.rpm
Instalasi yang berhasil tampak seperti pada screen shot di bawah ini.
Sekarang mari kita coba jalankan Cinnamon dari terminal. Perintahnya seperti di bawah ini, jalankan sebagai user biasa.
cinnamon --replace
Desktop Fedora 16 akan segera berubah menjadi Cinnamon.
Menu Cinnamon tampak seperti MintMenu yang digunakan di rilis-rilis Linux Mint ketika masih menggunakan Gnome 2.x.
Cinnamon juga menyediakan satu perangkat lunak khusus semacam control panel untuk pengaturan tampilan dan tema. Perangkat ini bisa diakses dari panel.
Selain menjalankan secara manual dari terminal, Cinnamon juga bisa dijalankan dengan logout dan memilih Cinnamon di jendela login Fedora 16.
Referensi: forums.fedoraforum.org.

Shutter: Membuat Print Screen di Linux Jadi Menyenangkan

Sebelum mengenal Shutter, saya menggunakan software print screen (tangkapan layar) bawaan Gnome ataupun GIMP untuk membuat print screen di Linux. Tool bawaan Gnome berukuran kecil dan sangat ringan tapi sayang fiturnya sedikit sekali. GIMP tentu saja tidak perlu diragukan lagi kemampuannya dalam urusan manipulasi gambar dan foto. Namun jika hanya sekedar membuat screenshot sumber daya yang digunakannya terlalu berlebihan. Kelebihannya kita bisa langsung melakukan editing pada gambar hasil print screen di GIMP. Shutter dengan manis sekali memadukan kemampuan dua software ini. Selain menjadi tool print screen Linux yang cukup ringan, Shutter juga menyediakan opsi untuk pengolahan gambar hasil tangkapan layar.
Instalasi
Di distro Debian dan turunannya seperti Ubuntu, BlankOn, Linux Mint, dkk, aplikasi Shutter kemungkinan sudah tersedia di repository sehingga dapat diinstall menggunakan Synaptic atau terminal.

su
aptitude install shutter
Biasanya Shutter dikelompokkan di menu Accesories.
Fitur
Shutter bisa dibilang menyediakan fitur yang sangat lengkap sebagai perangkat lunak penangkap layar (print screen). Untuk mode pengambilan print screen Shutter menyediakan beberapa pilihan:
  • Advanced dan simple selection
  • Full screen
  • Window
  • Section of window
  • Menu
  • Tooltip
Berikut hasil print screen menu yang diambil menggunakan Shutter:
Print screen tool tip dari salah satu toolbar Shutter:
Selain fitur standar tersebut, Shutter juga menyediakan opsi untuk langsung mengunggah screen shoot ke beberapa situs penyedia jasa berbagi image seperti imageshack.us, FTP, atau ke harddisk di komputer lokal.
Dan yang paling menarik dari aplikasi ini, kemampuannya untuk memberikan berbagai efek pada gambar hasil print screen. Tanpa keahlian khusus pengolahan gambar, pengguna dapat mengaplikasikan berbagai efek menggunakan plugin yang disediakan Shutter. Fitur ini dapat diakses melalu menu Screenshot->Run a plugin... atau klik kanan pada gambar di Shutter atau shortcut Shift+Ctrl+P.
Efek yang disediakan cukup banyak, seperti 1) 3D Rotate, 2) Polaroid, 3) Watermark, 4) Torned Paper, dll.
Setelah mengaplikasikan efek, pengguna langsung mendapatkan print screen keren yang siap diunggah di blog atau digunakan di tulisan lainnya.
Gambar di atas merupakan contoh print screen yang sudah mendapatkan efek 3D Rotate. Dengan Shutter, membuat print screen jadi menyenangkan bukan?